Di Sebuah Pengajian salah seorang
Santri bertanya kepada gurunya :
" Guru, mengapa kita perlu
bersedekah ? Haruskah kita memberi
kepada peminta-minta yg sering
mendatangi rumah kita ? Padahal kita
tdk yakin apakah mereka itu layak atau
tidak diberi sedekah ?..."
Sang Kyai yg bijak tsb sambil
tersenyum menjawab....
"Kalau kita ingin mengirim sesuatu ke
tempat yg jauh lewat ekspedisi, kira-2
perlu biaya yg mahal nggak ya ? "
"Oh Iya pasti Guru ...biayanya pasti
mahal karena alamat yg dituju sangat
jauh" jawab salah seorang santri.
" Oke, nah sekarang Guru tanya, jika
ternyata ada orang yg datang ke rumah
kita dan dia bersedia mengantarkan
paket kita ke tempat yg jauh tsb , dan
sama sekali tdk dipungut biaya alias
Gratis, ada yang mau nggak " tanya Pak
Kyai tsb kemudian.
" Ya tentu kita semua mau Guru"
jawab beberapa santri hampir
berbarengan.
" Nah, begitulah seharusnya... Paket itu
bisa kita umpamakan dgn sedekah
kita .....Kita semua disini meyakini utk
hidup selamat nantinya dikehidupan
abadi kelak setelah kita mati,... maka
kita perlu banyak membawa bekal ke
akhirat termasuk sedekah kita.......Ada
yang tahu diantara santri2 ku sekarang
ini, persisnya di mana akhirat itu ? Jauh
apa dekat ya ?" Tanya sang Guru lagi.
Semua Santri terdiam...karena
memang tdk ada yg tahu jawabannya...
"Nah.....peminta-minta tsb bisa kita
samakan dgn orang yg datang ke
rumah kita... dan dia mau
mengantarkan paket atau sedekah kita
ke akhirat yang kita sendiri tidak tahu
berapa jauh dan dimana akhirat itu,...
secara gratis lagi tanpa dipungut biaya
seperserpun ..., dan hanya peminta2
itulah yang tahu persis
alamatnya....bahkan dia menjamin
paket tsb pasti sampai....Masih ada yg
tidak mau menitipin paketnya ?" Jelas
Pak Kyai tsb sambil tersenyum kepada
murid2 nya....
Para Santri terlihat mulai mengangguk2
anggukan kepalanya tanda mulai
menyimak dan mengerti maksud
kiasan yg disampaikan oleh Guru
mereka....
" Masalah apakah peminta-minta tsb
layak atau tidak diberi sedekah,
janganlah kita jadikan alasan utk tidak
memberi...." Lanjut Pak Kyai.
" Tidak ada orang yg mau
menghinakan diri utk meminta2 kalau
memang ada pilihan yang lebih
baik....yang jelas kita berniat utk
bersedekah...biarlah Allah yg menilai
keikhlasan dari Sedekah
kita....bukankah perbuatan baik atau
tdk seseorang tsb dinilai dari niatnya ?"
Kata Pak Kyai tsb memperjelas
ceramahnya.
Seorang Ulama Besar, Syaikh Abdul
Qadir Jailani pernah berkata :
" Jangan menolak dan mengusir
peminta-minta, sementara engkau
sanggup memberikan sesuatu baik
sedikit ataupun banyak"
" Sukailah kebiasaan memberi kepada
orang lain, karena ALLAH sangat
senang 'memberi'. dan bersyukurlah,
karena ALLAH telah menjadikanmu
mampu untuk memberi "
" Celakalah jika engkau menolak
peminta-minta, sementara peminta-
minta itu adalah hadiah dari ALLAH
dan engkau mampu untuk
memberinya "
Setelah mendengar wejangan sang
Guru secara panjang lebar, Kini semua
santri mulai paham betapa pentingnya
bersedekah, dan mereka sangat
senang dan bangga memiliki guru
sebijak Pak Kyai mereka yg selalu bisa
menjelaskan setiap pertanyaan yg
diajukan secara sederhana dan contoh
yang jelas...shg sangat mudah di
pahami dan diamalkan.
Bagaimana dengan kita...?
Masih enggan untuk bersedekah dan
membantu sesama ?
HARUSKAH MEMBERI PEMINTA- MINTA ?
Kamis, 27 Desember 2012
HARUSKAH MEMBERI PEMINTA- MINTA ?
Di Sebuah Pengajian salah seorang
Santri bertanya kepada gurunya :
" Guru, mengapa kita perlu
bersedekah ? Haruskah kita memberi
kepada peminta-minta yg sering
mendatangi rumah kita ? Padahal kita
tdk yakin apakah mereka itu layak atau
tidak diberi sedekah ?..."
Sang Kyai yg bijak tsb sambil
tersenyum menjawab....
"Kalau kita ingin mengirim sesuatu ke
tempat yg jauh lewat ekspedisi, kira-2
perlu biaya yg mahal nggak ya ? "
"Oh Iya pasti Guru ...biayanya pasti
mahal karena alamat yg dituju sangat
jauh" jawab salah seorang santri.
" Oke, nah sekarang Guru tanya, jika
ternyata ada orang yg datang ke rumah
kita dan dia bersedia mengantarkan
paket kita ke tempat yg jauh tsb , dan
sama sekali tdk dipungut biaya alias
Gratis, ada yang mau nggak " tanya Pak
Kyai tsb kemudian.
" Ya tentu kita semua mau Guru"
jawab beberapa santri hampir
berbarengan.
" Nah, begitulah seharusnya... Paket itu
bisa kita umpamakan dgn sedekah
kita .....Kita semua disini meyakini utk
hidup selamat nantinya dikehidupan
abadi kelak setelah kita mati,... maka
kita perlu banyak membawa bekal ke
akhirat termasuk sedekah kita.......Ada
yang tahu diantara santri2 ku sekarang
ini, persisnya di mana akhirat itu ? Jauh
apa dekat ya ?" Tanya sang Guru lagi.
Semua Santri terdiam...karena
memang tdk ada yg tahu jawabannya...
"Nah.....peminta-minta tsb bisa kita
samakan dgn orang yg datang ke
rumah kita... dan dia mau
mengantarkan paket atau sedekah kita
ke akhirat yang kita sendiri tidak tahu
berapa jauh dan dimana akhirat itu,...
secara gratis lagi tanpa dipungut biaya
seperserpun ..., dan hanya peminta2
itulah yang tahu persis
alamatnya....bahkan dia menjamin
paket tsb pasti sampai....Masih ada yg
tidak mau menitipin paketnya ?" Jelas
Pak Kyai tsb sambil tersenyum kepada
murid2 nya....
Para Santri terlihat mulai mengangguk2
anggukan kepalanya tanda mulai
menyimak dan mengerti maksud
kiasan yg disampaikan oleh Guru
mereka....
" Masalah apakah peminta-minta tsb
layak atau tidak diberi sedekah,
janganlah kita jadikan alasan utk tidak
memberi...." Lanjut Pak Kyai.
" Tidak ada orang yg mau
menghinakan diri utk meminta2 kalau
memang ada pilihan yang lebih
baik....yang jelas kita berniat utk
bersedekah...biarlah Allah yg menilai
keikhlasan dari Sedekah
kita....bukankah perbuatan baik atau
tdk seseorang tsb dinilai dari niatnya ?"
Kata Pak Kyai tsb memperjelas
ceramahnya.
Seorang Ulama Besar, Syaikh Abdul
Qadir Jailani pernah berkata :
" Jangan menolak dan mengusir
peminta-minta, sementara engkau
sanggup memberikan sesuatu baik
sedikit ataupun banyak"
" Sukailah kebiasaan memberi kepada
orang lain, karena ALLAH sangat
senang 'memberi'. dan bersyukurlah,
karena ALLAH telah menjadikanmu
mampu untuk memberi "
" Celakalah jika engkau menolak
peminta-minta, sementara peminta-
minta itu adalah hadiah dari ALLAH
dan engkau mampu untuk
memberinya "
Setelah mendengar wejangan sang
Guru secara panjang lebar, Kini semua
santri mulai paham betapa pentingnya
bersedekah, dan mereka sangat
senang dan bangga memiliki guru
sebijak Pak Kyai mereka yg selalu bisa
menjelaskan setiap pertanyaan yg
diajukan secara sederhana dan contoh
yang jelas...shg sangat mudah di
pahami dan diamalkan.
Bagaimana dengan kita...?
Masih enggan untuk bersedekah dan
membantu sesama ?
