Ketika Sakit

Apabila seorang hamba Allah jatuh
sakit, Allah
akan mengutus 4 malaikat :
1. Malaikat Pertama akan mengambil
SELERA
MAKANNYA.
2. Malaikat Kedua akan mengambil
REZEKINYA.
3. Malaikat Ketiga akan mengambil
KECANTIKAN/KETAMPANAN WAJAH
(pucat).
4. Malaikat Keempat akan mengambil
DOSANYA.
Apabila telah sampai waktu yang telah
Allah
tetapkan untuk hambaNya kembali
sehat,
Allah akan menyuruh Malaikat
Pertama,
Malaikat Kedua dan Malaikat Ketiga
agar
mengembalikan apa yang telah diambil
oleh
mereka. Akan tetapi Allah tidak
menyuruh
Malaikat Keempat mengembalikan
dosa
hambaNya tersebut.
SubhanAllah, betapa Mulia dan Baik
Hati nya
Allah terhadap kita. Janganlah
bersangka
buruk terhadap Allah ketika kita sakit,
bersyukurlah dan ucaplah
Alhamdulillah ke
atasNya. Sesungguhnya setiap
kesakitan itu
adalah penghapus segala dosa.

sumber : fp islami :)

Jangan Salahkan Jilbab Karena Akhlak

banyak orang berkata bahkan sampai menuliskannya sebagai status di facebook
"percuma berjilbab,kalau akhlaknya buruk"
padahal dirinya sendiri belum berjilbab.sungguh miris.padahal jilbab bukan hanya sebagai ajang menutup aurat.Memang pada hakikatnya orang yang berjilbab seharusnya bisa menjaga ucapan dan perkataan yang keluar dari mulutnya.sebagai muslimah,seharusnya kita bisa mengatur kata2 yg keluar dari mulut kita.Tapi memakai jilbab bagi setiap muslim di muka bumi ini hukumnya WAJIB.jadi,kalau banyak orang yang bilang percuma,apa yang percuma? berjilbab itu kewajiban setiap wanita muslim,masalah akhlak itu tergantung pada setiap orangnya,bukan jilbabnys yang salah.
.bisa jadi orang mau berjilbab dulu baru merubah akhlaknya.setidaknya auratnya tertutup.dengan begitu ia akan mengurangi dosa dan siksaan di neraka kelak.
Daripada
orang yang berkata "aku belum siap karena akhlakku belum baik"
padahal ia seorang muslim,sedangkan kita tidak tahu kapan akhlak itu akan baik,dan tiada perubahan yang ada,kita juga tidak tahu kapan kita akan mati? jika kita mati sebelum kita menutup aurat kita ? apakah kita tidak menyesal nantinya ?
Rasulullah telah bersabda :
"Tidak diterima sholat
wanita dewasa kecuali
yang memakai khimar
(jilbab)." (HR. Ahmad, Abu
Daud, Tirmidzi, bn Majah)

jadi,sebaiknya kita tidak menyalahkan orang lain karena jilbab.lebih baik kita introspeksi diri :')

10 ALASAN WANITA ENGGAN MEMAKAI JILBAB


Banyak alasan kenapa wanita
enggan berjilbab. Padahal
banyak manfaatnya yang bisa
kita petik pada saat kita berjilbab
atau kita mengenakan jilbab.
Berikut sepuluh alasan mengapa
seorang wanita enggan memakai
Jilbab :
1. Jilbab tidak menarik.
Jawabnya seorang wanita
muslimah harus sudi menerima
kebenaran agama Islam, dan
tidak mempermasalahkan
senang atau tidak senang. Sebab
rasa senangnya itu diukur
dengan barometer hawa nafsu
yang menguasai dirinya.
2. Takut durhaka kepada orang
tuanya yang melarangnya
berpakaian jilbab.
Jawabnya adalah Rasulullah SAW
telah mengatakan agar tidak
mematuhi seorang makhluk
dalam durhaka kepada-Nya.
3. Tidak bisa membeli pakaian
yang banyak memerlukan
kain.
Jawabannya, orang yang
mengatakan alasan seperti itu
adalah karena (pertama) ia
benar-benar sangat miskin
sehingga tidak mampu membeli
pakaian Islami.
Atau (kedua) karena dia cuma
alasan saja, sebab ia lebih
menyukai pakaian yang bugil
sehingga tampak lekuk tubuhnya
atau paha mulusnya bisa
kelihatan orang.
4. Karena merasa gerah dan
panas.
Jawabannya, wanita muslimah di
Arab yang udaranya lebih panas
saja mampu mengenakan
pakaian Islami, mengapa di
negara lainnya tidak? Dan orang
yang merasa gerah dan panas
mengenakan pakaian Islami,
mereka tidak menyadari tentang
panasnya api neraka bagi orang
yang membuka aurat.
Syetan telah menggelincirkan,
sehingga mereka terasa bebas
dari panasnya dunia, tetapi
mengantarkannya kepada panas
api neraka.
5. Takut tidak istiqamah.
Mereka melihat contoh wanita
muslimah yang kurang baik ‘Buat
apa mengenakan jilbab
sementara, Cuma pertama saja
rajin, nanti juga dilepas’.
Jawabannya adalah mereka
mengambil sample (contoh)
yang tidak cocok, bukan wanita
yang ideal (yang istiqamah)
menjalankannya. Ia mengatakan
hanya untuk menyelamatkan
dirinya. Dan ia tidak mau
mengenakan jilbab karena takut
tidak istiqamah. Kalau saja
semua orang berfikir demikian,
tentunya mereka akan
meninggalkan agama secara
keseluruhan. Orang tidak akan
shalat sama sekali karena takut
tidak istiqamah, begitu pula
puasa dan ibadah lainnya.
6. Takut tidak "laku", jadi
selama ia belum menikah,
maka ia tidak mengenakan
jilbab.
Jawabannya, adalah ucapan itu
sebenarnya bukan hal yang
sebenarnya. Justru berakibat
buruk pada dirinya sendiri.
Sesungguhnya pernikahan
adalah nikmat dari Allah yang
diberikan kepada siapa saja yang
dikehendaki. Sebagian besar
orang sudah meyakini bahwa
jodoh di tangan Tuhan. Betapa
banyak gadis yang berjlbab dan
menutup aurat dalam
berbusana tetapi lebih cepat
mendapatkan jodoh
dibandingkan mereka yang
berpakaian seksi. Karena wanita
yang menyukai pakaian seksi
akan dijadikan permainan bagi
laki-laki iseng.
Gadis-gadis berpakaian seksi
dipandang sebagai gadis
murahan. Sesungguhnya suami-
suami yang menyukai wanita-
wanita yang berpakaian ‘berani’,
setengah bugil atau beneran,
membuka aurat dan bermaksiat
kepada Allah adalah bukan tipe
suami yang baik, yang shalih dan
berjiwa besar. Ia tidak punya
rasa cemburu sama sekali
terhadap larangan-larangan
Allah dan tidak dapat
memberikan pertolongan
kepada isterinya kelak. Jadi jika
wanita yang menyukai pakaian
seksi atau melepaskan jilbab
dengan tujuan mendapatkan
jodoh yang baik, maka hal itu
sungguh merupakan suatu
kebodohan.
7. Menampakkan anugerah
tubuh yang indah atau ingin
menghargai kenikmatan yang
diberikan Allah kepadanya.
Jawabnya menghargai atau
bersyukur itu dengan porsi yang
benar. Bersyukur itu dengan
mengahrgai perintah-Nya, yakni
menjaga aurat, bukan dengan
mengobralnya.
8. Belum mendapat hidayah,
jilbab itu ibadah.
Jika Allah memberi hidayah,
pasti kami akan
mengenakannya.
Jawabnya, Allah menciptakan
segala sesuatu itu ada sebab-
sebabnya. Misalnya orang yang
sakit jika ingin sembuh
hendaknya menempuh sebab-
sebab bagi kesembuhannya.
Adapun sebab yang harus
ditempuh adalah berikhtiar dan
berobat. Sebab orang kenyang
karena makan, dsb. Maka
demikian pula orang yang ingin
mendapatkan hidayah itu harus
menempuh sebab-sebab
datangnya hidayah yakni dengan
mematuhi perintah-Nya
mengenakan jilbab.
9. Belum waktunya.
Sebagian ada yang berkata
bahwa mengenakan jilbab itu
harus tepat waktunya, misalnya
karena masih anak-anak atau
masih remaja. Ada yang akan
mengenakannya jika sudah tua.
Atau jika sudah menunaikan
ibadah haji.
Jawabnya adalah alasan
mengulur-ulur waktu itu
hanyalah sebagai sekedar dalil
pembenaran saja. Itu sama
artinya dengan orang yang
menunda-nunda shalat,
menunggu sampai ia berusia
tua. Apakah kita tahu kapan kita
akan meninggal dunia?
Sedangkan mati itu tidak
mengenal usia, tua maupun
muda.
10. Tidak mau dianggap sebagai
orang yang mengikuti
golongan tertentu.
Jawabannya, bahwa anggapan
ini karena dangkalnya
pemahaman terhadap Islam
atau karena dibuat-buat untuk
menutupi diri agar tidak dituduh
melanggar syari’at.
Sesungguhnya di dalam Islam
itu hanya ada dua golongan,
yaitu golongan Hizbullah,
golongan yang senantiasa
menaati perintah Allah dan
golongan Hizbus Syaithan, yakni
golongan yang melanggar
perintah Allah.

Source :
meyheriadi.blogspot.com/2011/02/penyakit-azab-bagi-perempuan-tidak.html?m=1

彡◦ღ◦ Tujuh (7) Kalimat Penghapus Dosa ◦ღ◦彡

Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia
terpandang mulia di sisi Allah dan
Malaikat serta diampuni dosa-dosanya
walau sebanyak buih laut
.
1. Mengucap “Bismillah” pada tiap-tiap
hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap “Alhamdulillah” pada
tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap “Astaghfirullah” jika lidah
terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap “Insya-Allah” jika
merencanakan berbuat sesuatu dihari
esok.
5. Mengucap “La haula wala kuwwata
illa billah” jika menghadapi sesuatu tak
disukai dan tak diinginkan.
6. Mengucap “Inna lillahi wa inna ilaihi
rojiun” jika menghadapi dan menerima
musibah.
7. Mengucap “Laa ilaa ha illa Allah
Muhammadur Rasulullah” sepanjang
siang dan malam, sehingga tak
terpisah dari lidahnya.

Source : m.facebook.com/story.php?story_fbid=10151323055985180&id=327342750179&refid=8&_ft_=qid.5812008474788259380%3Amf_story_key.16722202893126971

Mengapa Jilbab Disalahkan

... MENGAPA JILBAB YANG
DISALAHKAN ...
“Aku paling gak suka liat cewe pake
jilbab Bermesra-mesraan sama
pacarnya”..
“Sama aku juga..mending gak usah
pake jilbab aja sekalian”..
“Bener tuh...daripada pake jilbab tapi
kelakuan kayak gitu”..
Sering sekali kita mendengar teman-
teman kita mengucapkan kata-kata
seperti itu,..terutama mereka yang
belum mengenakan jilbab...
Sungguh malang sekali nasib jilbab
itu..yang salah orangnya..tapi
jilbabnyapun ikut di hujat...
Yang lebih miris lagi mereka
mengatakan..“mending gak usah pake
jilbab daripada kelakuan buruk”. ..
Sudah tidak memakai jilbab..plus
kelakuan buruk kok dibilang
mending..??
Itu artinya menurut mereka perbuatan
tercela itu pantas untuk dilakukan asal
tidak memakai jilbab...
Bukankah perbuatan tercela itu tetap
dosa dilakukan oleh manusia siapapun
dia.. tak peduli dia kaya..miskin..laki-
laki.. perempuan..memakai jilbab
ataupun tidak.. besarnya dosa yang
mereka lakukan pun sama.. hukuman
yang mereka terimapun juga sama...
Lantas bagaimana mereka bisa berkata
seperti itu..??
Manusia tak ada yang sempurna..Begit
upun semua perempuan yang
memakai jilbab...mereka juga hanyalah
manusia biasa tempat khilaf dan lupa...
Tak ada tuntutan jilbab itu hanya boleh
dipakai oleh mereka yang telah
sempurna akhlaknya...
Bukankah sudah jelas bahwa jilbab
wajib dikenakan semua perempuan
islam yang sudah baligh seperti
wajibnya shalat..
tak perduli sifat seperti apa yang
mereka miliki...Tapi sungguh masih ada
saja sebagian orang yang menganggap
memakai jilbab itu hanya sunah...
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-
isterimu..anak-anakmu yang
perempuan dan isteri-isteri orang
Mu’min...“Hendaklah mereka
mengulurkan jilbabnya ke seluruh
tubuh mereka ”...yang Demikian itu
supaya mereka lebih mudah untuk di
kenal.. karena itu mereka tidak
diganggu...Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi maha Penyayang (Al-
Adzhab :59)..
Janganlah jilbabnya yang di hujat..tapi
ingatkanlah mereka...
Nasehatilah mereka jika kalian tahu
perbuatan yang mereka lakukan itu
salah...
Dan tidak harus sempurna dulu atau
harus memakai jilbab untuk bisa
mengingatkan saudaramu yang salah...
Namun alangkah baiknya jika kalian
berjilbab sehingga nasehatmu pun
didengar oleh mereka...
Bukankah saling mengingatkan sesama
saudara muslim itu mendapat
pahala..??
Jangan sampai iman pudar lalu hawa
nafsu yang menang...
Ketika itu yang terjadi..maka cinta Allah
yang agung tidak akan pernah bisa
diindera, dirasa...Cinta antar manusia
pun hanya akan berbuah malapetaka...
Keinginan kita menuju surga-Nya akan
sirna...
Kata-kata yang ada di sini TIDAK ADA
hak cipta terpelihara untuk ilmu yang
datangnya dari yang Maha Esa...
Bahkan kita dituntut untuk
menyebarkan apa yang kita
tahu...Maka sebarkanlah apa saja yang
sahabat rasa perlu disebarkan...Tidak
perlu link kembali atau minta izin..Apa
yang sahabat baca di sini hanyalah
catatan.. akan menjadi ilmu yang
manfaat apabila diamalkan.. Dan jika
kita sampaikan ilmu yang kita ada pada
orang lain..maka Allah akan
menganugerahkan kepada kita ilmu
yang belum kita tahu.. Terima kasih
atas kunjungan dan semoga Allah
temukan kita di syurga-Nya yang
abadi.. Aamiin..
Nasehat dan teguran sangat ana
harapkan demi kebaikan kita semua.
Semoga kita termasuk orang yang
menghidupkan AL'QURAN & Sunnah
ketika banyak orang telah melupakan
dan melalaikannya. Semoga Allah
memberikan keteguhan kepada kita
untuk bersabar di atas ketakwaan
kepada-Nya hingga ajal tiba, Wallahul
muwaffiq.
memohon ampun kepada Allah ta’ala
atas segala kekurangan dan kesalahan
yang ada, sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. Wa
shallallahu ‘ala Nabiyyina
Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallam.
Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin

Source : m.facebook.com/story.php?story_fbid=10151320499395180&id=327342750179&refid=17&ref=stream

Aku Membencinya

Awalnya entah bagaimana aku melakuka ini,tapi rasanya aku bukan hanya sakit hati,tapi kecewa.kecewa karena sikapnya.
Sekarang,kalau bertemu dia rasanya dalam hati sih seneng,tapi dari luar aku benci.aku enggan menyapanya,aku sudah tidak ingun menyapanya lagi,meski terkadang aku memang terasa egois.,tapi ya inilah aku,aku benci,benci dia yang sekarang,kecewa dengan semua yg dia lakukan.
Jujur,sebenarnya,rasa benciku hanyalah seperempat dari rasa cintaku,benci tapi cinta,benci tapi rindu,itu yang aku rasakan.Kalau nggak ketemu pengen rasanya menatap wajahnya walaupun untuk sekejap saja,tapi ketika bertemu,rasanya ingin sekali mengalihkan pandanganku terhadapnya.
Maaf,aku memang sebenarnya tak pantas untuk mengharapkanmu ,tapi aku terlanjur melakukan smua ini,aku masih cinta kamu,tapi aku membencimu...

Jumat, 30 November 2012

Ketika Sakit

Apabila seorang hamba Allah jatuh
sakit, Allah
akan mengutus 4 malaikat :
1. Malaikat Pertama akan mengambil
SELERA
MAKANNYA.
2. Malaikat Kedua akan mengambil
REZEKINYA.
3. Malaikat Ketiga akan mengambil
KECANTIKAN/KETAMPANAN WAJAH
(pucat).
4. Malaikat Keempat akan mengambil
DOSANYA.
Apabila telah sampai waktu yang telah
Allah
tetapkan untuk hambaNya kembali
sehat,
Allah akan menyuruh Malaikat
Pertama,
Malaikat Kedua dan Malaikat Ketiga
agar
mengembalikan apa yang telah diambil
oleh
mereka. Akan tetapi Allah tidak
menyuruh
Malaikat Keempat mengembalikan
dosa
hambaNya tersebut.
SubhanAllah, betapa Mulia dan Baik
Hati nya
Allah terhadap kita. Janganlah
bersangka
buruk terhadap Allah ketika kita sakit,
bersyukurlah dan ucaplah
Alhamdulillah ke
atasNya. Sesungguhnya setiap
kesakitan itu
adalah penghapus segala dosa.

sumber : fp islami :)

Jangan Salahkan Jilbab Karena Akhlak

banyak orang berkata bahkan sampai menuliskannya sebagai status di facebook
"percuma berjilbab,kalau akhlaknya buruk"
padahal dirinya sendiri belum berjilbab.sungguh miris.padahal jilbab bukan hanya sebagai ajang menutup aurat.Memang pada hakikatnya orang yang berjilbab seharusnya bisa menjaga ucapan dan perkataan yang keluar dari mulutnya.sebagai muslimah,seharusnya kita bisa mengatur kata2 yg keluar dari mulut kita.Tapi memakai jilbab bagi setiap muslim di muka bumi ini hukumnya WAJIB.jadi,kalau banyak orang yang bilang percuma,apa yang percuma? berjilbab itu kewajiban setiap wanita muslim,masalah akhlak itu tergantung pada setiap orangnya,bukan jilbabnys yang salah.
.bisa jadi orang mau berjilbab dulu baru merubah akhlaknya.setidaknya auratnya tertutup.dengan begitu ia akan mengurangi dosa dan siksaan di neraka kelak.
Daripada
orang yang berkata "aku belum siap karena akhlakku belum baik"
padahal ia seorang muslim,sedangkan kita tidak tahu kapan akhlak itu akan baik,dan tiada perubahan yang ada,kita juga tidak tahu kapan kita akan mati? jika kita mati sebelum kita menutup aurat kita ? apakah kita tidak menyesal nantinya ?
Rasulullah telah bersabda :
"Tidak diterima sholat
wanita dewasa kecuali
yang memakai khimar
(jilbab)." (HR. Ahmad, Abu
Daud, Tirmidzi, bn Majah)

jadi,sebaiknya kita tidak menyalahkan orang lain karena jilbab.lebih baik kita introspeksi diri :')

Kamis, 22 November 2012

10 ALASAN WANITA ENGGAN MEMAKAI JILBAB


Banyak alasan kenapa wanita
enggan berjilbab. Padahal
banyak manfaatnya yang bisa
kita petik pada saat kita berjilbab
atau kita mengenakan jilbab.
Berikut sepuluh alasan mengapa
seorang wanita enggan memakai
Jilbab :
1. Jilbab tidak menarik.
Jawabnya seorang wanita
muslimah harus sudi menerima
kebenaran agama Islam, dan
tidak mempermasalahkan
senang atau tidak senang. Sebab
rasa senangnya itu diukur
dengan barometer hawa nafsu
yang menguasai dirinya.
2. Takut durhaka kepada orang
tuanya yang melarangnya
berpakaian jilbab.
Jawabnya adalah Rasulullah SAW
telah mengatakan agar tidak
mematuhi seorang makhluk
dalam durhaka kepada-Nya.
3. Tidak bisa membeli pakaian
yang banyak memerlukan
kain.
Jawabannya, orang yang
mengatakan alasan seperti itu
adalah karena (pertama) ia
benar-benar sangat miskin
sehingga tidak mampu membeli
pakaian Islami.
Atau (kedua) karena dia cuma
alasan saja, sebab ia lebih
menyukai pakaian yang bugil
sehingga tampak lekuk tubuhnya
atau paha mulusnya bisa
kelihatan orang.
4. Karena merasa gerah dan
panas.
Jawabannya, wanita muslimah di
Arab yang udaranya lebih panas
saja mampu mengenakan
pakaian Islami, mengapa di
negara lainnya tidak? Dan orang
yang merasa gerah dan panas
mengenakan pakaian Islami,
mereka tidak menyadari tentang
panasnya api neraka bagi orang
yang membuka aurat.
Syetan telah menggelincirkan,
sehingga mereka terasa bebas
dari panasnya dunia, tetapi
mengantarkannya kepada panas
api neraka.
5. Takut tidak istiqamah.
Mereka melihat contoh wanita
muslimah yang kurang baik ‘Buat
apa mengenakan jilbab
sementara, Cuma pertama saja
rajin, nanti juga dilepas’.
Jawabannya adalah mereka
mengambil sample (contoh)
yang tidak cocok, bukan wanita
yang ideal (yang istiqamah)
menjalankannya. Ia mengatakan
hanya untuk menyelamatkan
dirinya. Dan ia tidak mau
mengenakan jilbab karena takut
tidak istiqamah. Kalau saja
semua orang berfikir demikian,
tentunya mereka akan
meninggalkan agama secara
keseluruhan. Orang tidak akan
shalat sama sekali karena takut
tidak istiqamah, begitu pula
puasa dan ibadah lainnya.
6. Takut tidak "laku", jadi
selama ia belum menikah,
maka ia tidak mengenakan
jilbab.
Jawabannya, adalah ucapan itu
sebenarnya bukan hal yang
sebenarnya. Justru berakibat
buruk pada dirinya sendiri.
Sesungguhnya pernikahan
adalah nikmat dari Allah yang
diberikan kepada siapa saja yang
dikehendaki. Sebagian besar
orang sudah meyakini bahwa
jodoh di tangan Tuhan. Betapa
banyak gadis yang berjlbab dan
menutup aurat dalam
berbusana tetapi lebih cepat
mendapatkan jodoh
dibandingkan mereka yang
berpakaian seksi. Karena wanita
yang menyukai pakaian seksi
akan dijadikan permainan bagi
laki-laki iseng.
Gadis-gadis berpakaian seksi
dipandang sebagai gadis
murahan. Sesungguhnya suami-
suami yang menyukai wanita-
wanita yang berpakaian ‘berani’,
setengah bugil atau beneran,
membuka aurat dan bermaksiat
kepada Allah adalah bukan tipe
suami yang baik, yang shalih dan
berjiwa besar. Ia tidak punya
rasa cemburu sama sekali
terhadap larangan-larangan
Allah dan tidak dapat
memberikan pertolongan
kepada isterinya kelak. Jadi jika
wanita yang menyukai pakaian
seksi atau melepaskan jilbab
dengan tujuan mendapatkan
jodoh yang baik, maka hal itu
sungguh merupakan suatu
kebodohan.
7. Menampakkan anugerah
tubuh yang indah atau ingin
menghargai kenikmatan yang
diberikan Allah kepadanya.
Jawabnya menghargai atau
bersyukur itu dengan porsi yang
benar. Bersyukur itu dengan
mengahrgai perintah-Nya, yakni
menjaga aurat, bukan dengan
mengobralnya.
8. Belum mendapat hidayah,
jilbab itu ibadah.
Jika Allah memberi hidayah,
pasti kami akan
mengenakannya.
Jawabnya, Allah menciptakan
segala sesuatu itu ada sebab-
sebabnya. Misalnya orang yang
sakit jika ingin sembuh
hendaknya menempuh sebab-
sebab bagi kesembuhannya.
Adapun sebab yang harus
ditempuh adalah berikhtiar dan
berobat. Sebab orang kenyang
karena makan, dsb. Maka
demikian pula orang yang ingin
mendapatkan hidayah itu harus
menempuh sebab-sebab
datangnya hidayah yakni dengan
mematuhi perintah-Nya
mengenakan jilbab.
9. Belum waktunya.
Sebagian ada yang berkata
bahwa mengenakan jilbab itu
harus tepat waktunya, misalnya
karena masih anak-anak atau
masih remaja. Ada yang akan
mengenakannya jika sudah tua.
Atau jika sudah menunaikan
ibadah haji.
Jawabnya adalah alasan
mengulur-ulur waktu itu
hanyalah sebagai sekedar dalil
pembenaran saja. Itu sama
artinya dengan orang yang
menunda-nunda shalat,
menunggu sampai ia berusia
tua. Apakah kita tahu kapan kita
akan meninggal dunia?
Sedangkan mati itu tidak
mengenal usia, tua maupun
muda.
10. Tidak mau dianggap sebagai
orang yang mengikuti
golongan tertentu.
Jawabannya, bahwa anggapan
ini karena dangkalnya
pemahaman terhadap Islam
atau karena dibuat-buat untuk
menutupi diri agar tidak dituduh
melanggar syari’at.
Sesungguhnya di dalam Islam
itu hanya ada dua golongan,
yaitu golongan Hizbullah,
golongan yang senantiasa
menaati perintah Allah dan
golongan Hizbus Syaithan, yakni
golongan yang melanggar
perintah Allah.

Source :
meyheriadi.blogspot.com/2011/02/penyakit-azab-bagi-perempuan-tidak.html?m=1

Minggu, 18 November 2012

彡◦ღ◦ Tujuh (7) Kalimat Penghapus Dosa ◦ღ◦彡

Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia
terpandang mulia di sisi Allah dan
Malaikat serta diampuni dosa-dosanya
walau sebanyak buih laut
.
1. Mengucap “Bismillah” pada tiap-tiap
hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap “Alhamdulillah” pada
tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap “Astaghfirullah” jika lidah
terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap “Insya-Allah” jika
merencanakan berbuat sesuatu dihari
esok.
5. Mengucap “La haula wala kuwwata
illa billah” jika menghadapi sesuatu tak
disukai dan tak diinginkan.
6. Mengucap “Inna lillahi wa inna ilaihi
rojiun” jika menghadapi dan menerima
musibah.
7. Mengucap “Laa ilaa ha illa Allah
Muhammadur Rasulullah” sepanjang
siang dan malam, sehingga tak
terpisah dari lidahnya.

Source : m.facebook.com/story.php?story_fbid=10151323055985180&id=327342750179&refid=8&_ft_=qid.5812008474788259380%3Amf_story_key.16722202893126971

Jumat, 16 November 2012

Mengapa Jilbab Disalahkan

... MENGAPA JILBAB YANG
DISALAHKAN ...
“Aku paling gak suka liat cewe pake
jilbab Bermesra-mesraan sama
pacarnya”..
“Sama aku juga..mending gak usah
pake jilbab aja sekalian”..
“Bener tuh...daripada pake jilbab tapi
kelakuan kayak gitu”..
Sering sekali kita mendengar teman-
teman kita mengucapkan kata-kata
seperti itu,..terutama mereka yang
belum mengenakan jilbab...
Sungguh malang sekali nasib jilbab
itu..yang salah orangnya..tapi
jilbabnyapun ikut di hujat...
Yang lebih miris lagi mereka
mengatakan..“mending gak usah pake
jilbab daripada kelakuan buruk”. ..
Sudah tidak memakai jilbab..plus
kelakuan buruk kok dibilang
mending..??
Itu artinya menurut mereka perbuatan
tercela itu pantas untuk dilakukan asal
tidak memakai jilbab...
Bukankah perbuatan tercela itu tetap
dosa dilakukan oleh manusia siapapun
dia.. tak peduli dia kaya..miskin..laki-
laki.. perempuan..memakai jilbab
ataupun tidak.. besarnya dosa yang
mereka lakukan pun sama.. hukuman
yang mereka terimapun juga sama...
Lantas bagaimana mereka bisa berkata
seperti itu..??
Manusia tak ada yang sempurna..Begit
upun semua perempuan yang
memakai jilbab...mereka juga hanyalah
manusia biasa tempat khilaf dan lupa...
Tak ada tuntutan jilbab itu hanya boleh
dipakai oleh mereka yang telah
sempurna akhlaknya...
Bukankah sudah jelas bahwa jilbab
wajib dikenakan semua perempuan
islam yang sudah baligh seperti
wajibnya shalat..
tak perduli sifat seperti apa yang
mereka miliki...Tapi sungguh masih ada
saja sebagian orang yang menganggap
memakai jilbab itu hanya sunah...
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-
isterimu..anak-anakmu yang
perempuan dan isteri-isteri orang
Mu’min...“Hendaklah mereka
mengulurkan jilbabnya ke seluruh
tubuh mereka ”...yang Demikian itu
supaya mereka lebih mudah untuk di
kenal.. karena itu mereka tidak
diganggu...Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi maha Penyayang (Al-
Adzhab :59)..
Janganlah jilbabnya yang di hujat..tapi
ingatkanlah mereka...
Nasehatilah mereka jika kalian tahu
perbuatan yang mereka lakukan itu
salah...
Dan tidak harus sempurna dulu atau
harus memakai jilbab untuk bisa
mengingatkan saudaramu yang salah...
Namun alangkah baiknya jika kalian
berjilbab sehingga nasehatmu pun
didengar oleh mereka...
Bukankah saling mengingatkan sesama
saudara muslim itu mendapat
pahala..??
Jangan sampai iman pudar lalu hawa
nafsu yang menang...
Ketika itu yang terjadi..maka cinta Allah
yang agung tidak akan pernah bisa
diindera, dirasa...Cinta antar manusia
pun hanya akan berbuah malapetaka...
Keinginan kita menuju surga-Nya akan
sirna...
Kata-kata yang ada di sini TIDAK ADA
hak cipta terpelihara untuk ilmu yang
datangnya dari yang Maha Esa...
Bahkan kita dituntut untuk
menyebarkan apa yang kita
tahu...Maka sebarkanlah apa saja yang
sahabat rasa perlu disebarkan...Tidak
perlu link kembali atau minta izin..Apa
yang sahabat baca di sini hanyalah
catatan.. akan menjadi ilmu yang
manfaat apabila diamalkan.. Dan jika
kita sampaikan ilmu yang kita ada pada
orang lain..maka Allah akan
menganugerahkan kepada kita ilmu
yang belum kita tahu.. Terima kasih
atas kunjungan dan semoga Allah
temukan kita di syurga-Nya yang
abadi.. Aamiin..
Nasehat dan teguran sangat ana
harapkan demi kebaikan kita semua.
Semoga kita termasuk orang yang
menghidupkan AL'QURAN & Sunnah
ketika banyak orang telah melupakan
dan melalaikannya. Semoga Allah
memberikan keteguhan kepada kita
untuk bersabar di atas ketakwaan
kepada-Nya hingga ajal tiba, Wallahul
muwaffiq.
memohon ampun kepada Allah ta’ala
atas segala kekurangan dan kesalahan
yang ada, sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. Wa
shallallahu ‘ala Nabiyyina
Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallam.
Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin

Source : m.facebook.com/story.php?story_fbid=10151320499395180&id=327342750179&refid=17&ref=stream

Jumat, 09 November 2012

Aku Membencinya

Awalnya entah bagaimana aku melakuka ini,tapi rasanya aku bukan hanya sakit hati,tapi kecewa.kecewa karena sikapnya.
Sekarang,kalau bertemu dia rasanya dalam hati sih seneng,tapi dari luar aku benci.aku enggan menyapanya,aku sudah tidak ingun menyapanya lagi,meski terkadang aku memang terasa egois.,tapi ya inilah aku,aku benci,benci dia yang sekarang,kecewa dengan semua yg dia lakukan.
Jujur,sebenarnya,rasa benciku hanyalah seperempat dari rasa cintaku,benci tapi cinta,benci tapi rindu,itu yang aku rasakan.Kalau nggak ketemu pengen rasanya menatap wajahnya walaupun untuk sekejap saja,tapi ketika bertemu,rasanya ingin sekali mengalihkan pandanganku terhadapnya.
Maaf,aku memang sebenarnya tak pantas untuk mengharapkanmu ,tapi aku terlanjur melakukan smua ini,aku masih cinta kamu,tapi aku membencimu...

 

Profilku

Foto Saya
aku suka menulis,tulisan pertamaku dimuat di majalah story "oktober 2013" aku menyukai hal-hal yang langka,suka menyanyi,dan aku mengagumi dia... (early childhood edu UNS 13)
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers